Home Kumpulan Berita Latest Launching LPSE Kota Pontianak

Website LPSE

Visitor Data

Your IP
38.107.179.240
United States United States :
Browser
Unknown Browser Unknown Browser
Operating System
Unknown Operating System Unknown Operating System
Launching LPSE Kota Pontianak

 
PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Kamis (4/3) meluncurkan  Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Walikota Pontianak. LPSE merupakan unit kerja penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang atau jasa yang didirikan  Kementerian, Lembaga Perguruan Tinggi, BUMN dan pemerintah daerah untuk memfasilitasi Pejabat Pengadaan dalam melaksanakan pengadaan barang atau jasa pemerintah secara elektronik.

Walikota Sutarmidji mengharapkan dengan adanya LPSE ini  dapat membawa suatu transparansi yang dapat membawa penghematan dan kenyamanan dalam sisi pertanggungjawaban keuangan daerah atau keuangan negara. “Baginya  apapun yang berkaitan dengan transparansi dalam era kita menuju suatu tata pemerintahan yang baik dan benar itu patut dilakukan agar kita melaksanakan pemerintahan ini dengan nyaman dan tenang,” katanya.

Walikota juga berharap hal ini perlu ditumbuhkembangkan karena untuk saat ini baru beberapa item yang diterapkan dalam pelelangan secara elektronik. “Kedepannya ia berharap semakin meningkat jumlahnya dan kalau sampai waktunya kalau harus diwajibkan semua pengadaan harus secara elektronik maka kita lakukan itu,” pungkasnya.

LPSE ini bertujuan memperbaiki transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat, memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan serta mendukung proses monitoring dan audit.

Ketua Tim Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Khairil Anwar mengatakan sejak dilaksanakan sosialisasi pada bulan November 2009 lalu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) pusat, mendapat respon positif oleh Walikota dengan mengambil langkah-langkah yakni pada bulan Desember 2009 lalu Pemkot Pontianak langsung mengadakan konsultasi ke LKPP Pusat. “Dan ditindaklanjuti dengan mengirimkan sepuluh orang dari Pemkot untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan pada berbagai materi untuk pembentukan LPSE Kota Pontianak,” ungkapnya. Dilanjutkan Khairil, saat ini dengan sumber daya tim LPSE Kota Pontianak telah rampung menyiapkan server dan website. “Sementara gedung dan ruangannya masih menumpang di lantai bawah gedung Sekretariat Daerah Kota Pontianak,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Monev dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP Pusat, Prof. Ir. Himawan Adinegoro, M.Sc menuturkan Kota Pontianak merupakan yang pertama di Kalbar membuka LPSE.

Menurut Himawan, pagu terbesar yang dilelang dalam LPSE ini adalah Rp 3 milyar. Namun ia mengingatkan untuk tidak melakukan terjun bebas dalam pelelangan secara elektronik ini. “Jangan coba-coba langsung terjun bebas, coba dulu Rp 3 milyar setelah itu cek setiap SKPD mana barangnya,” sarannya.  
 
 
Sumber : http://www.kapuaspos.com

Last Updated ( Tuesday, 09 March 2010 03:27 )
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday34
mod_vvisit_counterYesterday670
mod_vvisit_counterThis week6596
mod_vvisit_counterThis month3785
mod_vvisit_counterAll518042

View LKPP in a larger map